Make It or Not

"... Bulggogi! Kalok udah liat iklan itu gilak ingat si Kaka aja Pani," ujar adikku saat dia sedang sibuk mengerjakan tugas Bahasa Jepang nya dan aku sibuk online di hp. Aku tertawa.
"Nggak ngerti tu pasti," katanya karena aku tidak berkata apa-apa.
"Ngerti... Ngerti..."
"Liat iklan itu, kuingat dia~" dia bernyanyi dengan suara false-nya. Aku terkekeh. "Liat Justin Bieber, kuingat dia~"
"Justin Bieber? Serius?" tanyaku meragukan bahwa dia teringat anak itu kalau melihat Justin Bieber.
"Iya..."
"Ah, Kakak aja nggak sampek segitunya,"
"Liat serigala, kuingat dia~"
"Gyahahahahahaha... Buat status itu! Eh, tapi kakak aja lah yang buat. Tapi jangan serigala lah, nampak kali. Oh--Twilight! Siapa nama pemeran si Taylor itu? Eh, maksudnya nama peran si Taylor," kataku dalam keadaan terjungkang-jangkeng (?)
"Jacob. Jangan Twilight lah, kan bukan khusus serigala itu, itu vampir..."
"Siapa nama panjangnya Jacob? Iya lah buat status itu lah," kataku, tidak menghiraukan nasihatnya. Lalu aku mulai bertanya pada Om Gugel tentang nama lengkapnya si Jacob.
"Nggak tau Pani," jawabnya sambil melanjutkan tugasnya.
Beberapa lama kemudian aku kembali bertanya pada adikku, "Yakin, Pan, kakak buat status itu?"
"Kenapa enggak?"

Hah~ Sampai sekarang aku belum memutuskan untuk membuat status itu atau tidak.

Buat, tidak, ya?

You Might Also Like

0 comments