...

Written on
Sunday, 30 December 2013

Hari pertama.

Seharusnya aku pergi ke Lapangan Merdeka untuk latihan, seperti biasa. Namun sang karma tak mengizinkanku. Dia memberlakukan sistem asrama padaku. Kehidupan di dalam penjara dimulai. Aku bingung harus melakukan apa di kamar ini. Hatiku rasanya perih. Mama mengajakku keluar untuk pangkas dan memperbaiki tas dan sepatu. Syukurlah, tiga jam berlalu. Jam-jam berikutnya aku lewati dengan penuh kefrustrasian.

Air mataku terlalu mudah melepaskan diri. Aku susah bernapas. Aku semakin susah untuk mati sementara.

You Might Also Like

0 comments